Agama & Budaya

Sekda Sorong Selatan Hadiri Pembukaan Sidang Jemaat GKI Marten Luther Teminabuan

Ketua Klasis Teminabuan Buka Sidang Jemaat GKI Marten Luther Teminabuan

Teminabuan,Warta Papua Id,Ketua Badan Pekerja Klasis Teminabuan Pdt Timotius Sagisolo,S,Th,MM membuka sidang Ke XX Jemaat GKI Martin Luther Wermith Tahun 2023 dengan mengusung Thema Kasih Kristus Menggerakan Kemandirian Gereja ,Mewujudkan Keadilan,Perdamaian dan Kesejahteraan. Dan Sub Thema Jemaat GKI Martin Luther Wermith bertekad mengoptimalkan kemandirian menggerakan pemberdayaan jemaat dan memajukan pola pelayanan yang misioner demi mewujudkan tanda tanda kerajaan Allah

Kegiatan Pembukaan diawali dengan Pelaksanaan ibadan Syukur yang dipimpin oleh Ketua PHMJ GKI Martin Luther Wermith Pdt Helen Lasarus,SSi berlangsung sukses dan lancar,bertempat di Gedung Gereja Jemaat GKI Martin Luther Wermith

Hadir dalam acara ini Ketua Badan Pekerja Klasis Teminabuan Pdt Timotius Sagisolo,S,Th,MM, Sekda Sorong Selatan Ir Dance Nauw,SP,MSi,IPM,Ketua PHMJ GKI Martin Luther Wermith Pdt Helen Lasarus,SSi, Ketua BPGI Klasis Teminabuan Max Saleleng,serta Majelis jemaat GKI Martin Luther Wermith Teminabuan.

Ketua Badan Pekerja Klasis Teminabuan Pdt Timotius Sagisolo,S,Th,MM,Dalam sambutanya menjelaskan bahwa pada bagian ini hal yang akan dipertanggung jawabkan berkaitan dengan keuangan dan pelayanan

Dalam kesempatan ini juga majelis jemaat Bersama PPGI akan melihat Kembali dan mengevaluasi hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan
Dijelaskan bahwa Sidang jemaat yang dilaksanakan ini dilakukan berdasarkan Renstra Klasis GKI Teminabuan maupun Sinode Klasis untuk menyusun seluruh program Tahun anggaran 2024 yaitu Pemberdayaan diantaranya Pelayanan,Perekonomian Keluarga,dan Situasi di Tahun 2024 mendatang.
Kami berharap bahwa dalam sidang jemaat ini kita akan melakukan evaluasi hal hal yang telah diperiksa dan tidak membahas hal hal dan permasalahan yang baru sehingga palu sidang akan menetapkan hal hal penting dalam evaluasi ini.,”ujarnya

Sementara itu Bupati Sorong Selatan yang diwakili oleh Sekda Sorong Selatan Ir Dance Nauw,SP,MSi,IPM dalam sambutan tertulisnya menjelaskan meskipun sidang jemaat ini biasa dilaksanakan, namun jangan dianggap biasa-biasa saja karena sidang jemaat ini merupakan forum tertinggi dalam jemaat. diharapkan setelah sidang jemaat ini muncul pikiran-pikiran baru untuk pertumbuhan jemaat lebih dinamis dan visioner, yang nantinya dapat membawa perubahan positif bagi warga jemaat secara pribadi maupun bagi gki sebagai organisasi gereja.

“ Ada banyak parameter yang dipakai orang untuk mengukur šejauh mana keberhasilan orang percaya dalam membangun dan menata layani gereja. banyak yang menilai kesuksesan pelayanan dari banyaknya jumlah jemaat, fasilitas dan lain sebagainya. padahal pada dasarnya gereja merupakan persekutuan orang-orang yang percaya kepada yesus kristus sebagai tuhan dan juru selamat yang dipanggil untuk melaksanakan tri panggilan gereja yakni koinonia (bersekutu), marturia (bersaksi) dan diakonia (melayani) dalam menjalankan misinya untuk mengabarkan kabar baik. oleh sebab itu, gereja yang hidup dan bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tiga panggilannya secara mandiri di tengah jemaat secara seimbang dengan menjadikan kasih kristus sebagai penggeraknya,” Ujarnya

Eksistensi peran gereja dalam pelayanan, baik secara internal maupun eksternal, merupakan keterlibatan gereja sebagai bagian dari lingkungan dan masyarakat. gereja yang terlibat dalam menyikapi dinamika dan persoalan lingkungan, adalah gereja yang benar-benarhidup. tantangan kehidupan sosial, ekonomi, politik, budaya, dan lain sebagainya adalah tantangan nyata di depan mata. sebab itu saya berharap ada kerja sama dan kolaborasi dari warga jemaat untuk senantiasa berperan dan berpartisipasi dalam menyikapi persoalan-persoalan yang terjadi. karya pelayanan yang dilakukan secara nyata dan menyentuh masyarakat merupakan inti dari pelayanan gereja sebagai garam dan terang bagi dunia. dalam peyusunan program jemaat nanti, hendaknya peserta sidang berpikir yang realistis untuk menghasilkan program yang efektif dan berkelanjutan. program yang dilaksanakan sebaiknya dipikirkan secara matang, apakah perlu diprogramkan lagi atau tidak. gereja ada karena yesus kristus dan semua gereja pimpinannya adalah yesus kristus. karena itu, gereja tidak bisa berdiri sendiri tetapi harus saling organisasi mendukung dan saling menghormati satu sama lain. semua gereja misinya sama, yaitu memberitakan injil yesus kristus untuk keselamatan umat manusia.

Semoga melalui sidang jemaat ke XX ini dapat menghasilkan program program kerja yang strategis dan dinamis tetapi relaisasi iuntuk pertumbuhan dan perkembangan jemaat GKI Marthen Luther di masa yang akan datang.

Dengan keseimbangan dan kemandirian dalam menjalankan tri panggilan gereja dengan berlandaskan kasih inilah, maka gereja diharapkan dapat menyentuh semua aspek kehidupan jemaat baik jasmani maupun rohani sehingga pelayanan gereja menjadi sebuah misi holistik. dengan didasari oleh kasih-nya, saya menyambut baik dan memberi apresiasi kepada gki jemaat marthen luther yang melaksanakan sidang ke – 20 jemaat gki marthen luther wermit di bawah sorotan tema kasih krustus menggerakan kemandirian gereja mewujudkan keadilan perdamaian dan kesejahteraan” (2 Korintus 5:18 – 18;Mazmur 72:2-3).

Sebagai denominnasi, kiranya gki di tanah papua klasis teminabuan berada di garis depan untuk membawa kesejukkan bagi warga masyarakat yang hidup di tanah ini. saya berpesan agar semua warga jemaat se-klasis gki teminabuan dalam hal ini jemaat marthen luther wermit, mari bersama-sama terus berdoa untuk keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat bangsa tanpa terkecuali yang mendiami tanah ini. mengawal program pemerintah daerah dan ikut menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dalam hal pembinaan mental dan spiritual warga masyarakat. tidak mungkin program pemerintah daerah dapat berjalan sesuai rencana tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak.

Tantangan kehidupan kita ke depan, khususnya sebagai umat beragama di indonesia diprediksikan akan semakin berat dan sulit karena adanya dampak negatif globalisasi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perubahan sikap dan gaya hidup masyarakat kita secara umum. karena itu pemerintah sangat mengharapkan terbinanya hubungan kemitraan yang sinergis dengan seluruh lembaga keagamaan, salah satunya badan pekerja klasis gki teminabuan, sehingga dapat lebih meningkatkan peran dan fungsinya mensejahterakan kehidupan masyarakat sebagai wujud ibadah kepada yesus kristus, pengabdian kepada bangsa dan negara serta masyarakat pada umumnya.

namun saya sangat optimis bahwa kehidupan keagamaan di kabupaten sorong selatan akan tetap kondusif apabila semua pimpinan keagamaan dan umat beragama saling untuk bersatu hati hidup bergandengan mewujudkan beragama tangan dan kerukunan menjadikannya dan keharmonisan pilar penyangga

Terwujudnya kerukunan masyarakat bangsa. karena itu yang diperlukan adalah melakukan secara terus menerus dialog dan aksi bersama secara terprogram dan berkelanjutan dari berbagai organisasi keagamaan dan lembaga-lembaga sosial untuk elemen masyarakat, bersama-sama memikirkan pemecahan terhadap berbagai masalah dan selanjutnya mencari titik temu yang membawa pencerahan bagi kepentingan bersama

Dalam Kesempatan yang sama Sekda Sorong Selatan Ir Dance Nauw,SP,MSi,IPM menyerahkan Bantuan bahan bangunan berupa Semen sebanyak 300 Sak dan Dana Sebanyak Rp.5 juta kepada Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Martin Luther Wermith dan panitia pelaksana Sidang jemaat.
Prosesi Pembukaan dilaksanakan melalui Pembukaan secara simbolis oleh Ketua Badan Pekerja Klasis Teminabuan Pdt Timotius Sagisolo,S,Th,MM melalui penabuhan Tifa dilanjutkan dengan Penyematan Tanda Peserta Sidang dan penyerahan Palu Sidang.( Team/Red )

Related Articles

Tinggalkan Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Disable Adblock Browser Anda