Agama & Budaya

Komunitas Visiun Athena Bumi A-3 Maybrat dan Sorong Selatan Rayakan HUT-39 Tahun Visiun Athena.

Moswaren, WartaPapua. Id-omunitas Visiun Athena Bumi A-3 Maybrat dan Sorong Selatan Rayakan HUT-39 Tahun Visiun Athena dengan lbadah Syukuran .

HUT Visiun Athena yang ke-39 Tahun 31 Januari 1985- 31 Januari 2024 yang ditayangkan oleh Komunitas Visiun Athena Bumi A-3 Maybrat dan Sorong yang berlangsung dikampung Moswaren, Rabu (31/1/3024).

Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau,
dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau,
dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
Kejadian 12:3.

Penanggung jawab komunitas Visiun Athena Bumi-A3 Maybrat-Sorong Selatan Hamba Tuhan Nebrianus kambuaya membacakan surat dari pastor Reuven Berger Gembala Jemaat Mesiani dengan pokok Surat yaitu Ucapan Selamat 39 Tahun Visiun Tuhan Yesus di Athena.
“Semua Saudara dan Saudari kami yang terkasih dalam Kristus di seluruh Papua,Kami telah mendengar dari Saudara Fred Athaboe bahwa pada tanggal 31 Januari
2024, Anda akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-39 Penglihatan yang diberikan oleh Tuhan Yesus kepadanya pada tanggal 31 Januari 1985 di Athena, dan bahwa tahun
depan Anda akan mengadakan perayaan yang lebih besar seiring Anda mencapai Peringatan Hari Ulang Tahun ke-40 Penglihatan Tuhan Yesus di Athena.

Kami mengucapkan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-39 dari Firman Tuhan Yesus dalam Visiun di Athena melalui Saudara kita Fred Athaboe kepada semua orang Papua dan semua orang Kristen di Papua. Kiranya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Firman akan selalu memberkati Anda semua sesuai dengan Janji
Firman-Nya kepada Abraham dan kepada Saudara kita Fred Athaboe dalam Visiun tanggal 31 Januari 1985 di Athena.

Anda sungguh setia menjaga Visiun Tuhan Yesus di Athena dengan terus berdiri
bersama Israel dalam doa dan kasih selama bertahun-tahun ini. Anda telah mempercayai Firman Tuhan Elohim tentang Janji-janji firman-Nya kepada Israel, dan
Anda telah memahami bahwa berkat-berkat yang dijanjikan oleh Tuhan Elohim
kepada bangsa-bangsa berhubungan langsung dengan berkat-berkat yang Dia
berikan kepada setiap bangsa yang memberkati Israel.

Itulah janji Firman Tuhan
kepada Abram (Abraham), dan janji yang sama dipertegas secara khusus oleh Tuhan
Yesus kepada semua orang Papua dan semua orang Kristen di Papua dalam Visiun di Athena.

Saat ini, Tuhan sedang melakukan keajaiban di antara umat-Nya Israel. Banyak orang Yahudi sekarang berpaling kepada Tuhan Yesus dan berseru memanggil nama-Nya.

Kebanyakan orang belum memahami bahwa Yeshua adalah Raja dan Penebus dari kami bangsa Israel, namun Tuhan sedang mengerjakan proses
penebusan-Nya di Tanah Air kami yang pada akhirnya akan membawa keselamatan
bagi bangsa Israel.

Komunitas Mesianik adalah umat yang pertama kali terbentuk di Israel. Banyak Pemuda Mesianik yang bertugas di angkatan bersenjata Israel kini memberikan
kesaksian-kesaksiannya tentang Mesias Yeshua. Komunitas Mesianik terus bertumbuh dari tahun ke tahun oleh kasih karunia dari Elohim dan dengan dukungan
doa-doa dari Anda semua di Papua dan semua orang Kristen di seluruh dunia.

Saat Anda akan menyongsong Peringatan 40 tahun Visiun Tuhan Yesus pada tahun 2025 di Athena, semoga Tuhan akan menguatkan mezban doa dari Anda bagi
Komunitas Mesianik di Israel, dan juga bagi bangsa kami yang sedang bermasalah.

Berdoalah supaya Elohim mengutus para malaikat-Nya untuk berperang demi umatNya Israel, dan memberikan lebih banyak lagi pengetahuan kepada bangsa kami
untuk mengenal dan menerima keselamatan-Nya di dalam Yeshua ha’Mashiach,
Yesus Kristus.

Semoga Tuhan mencurahkan roh wahyu kepada Anda semua dan memimpin Anda dalam semua puasa dan doa Anda untuk kami dan bangsa kami.

Kami sangat menghargai dukungan cinta kasih Anda dalam doa, dan bantuan keuangan yang telah Anda berikan untuk membantu jemaat-jemaat Mesianik dan
orang-orang kudus di Israel. Semoga tahun ini menjadi tahun persiapan untuk perayaan yang lebih besar di tahun 2025. Dan semoga Tuhan menjagamu,
melindungimu, memberikan semangat kepadamu dan memberikan kekuatan
kepadamu untuk menghadapi akhir zaman ini karena peperangan antar bangsa semakin intensif, dimana kita sangat membutuhkan kedekatan dengan Tuhan.

Semoga Dia melalui Roh Kudus mewujudkan janji-janji firman-Nya kepada Anda semua dan memimpin Anda semakin dalam menuju tujuan dari kebenaran firmanNya. Semoga berkat-berkat-Nya melimpahi seluruh komunitas Anda dan semoga Anda ditemukan setia kepada Tuhan, berjalan di hadapan-Nya dalam kasih, iman,
dan kesucian hati.

Sementara itu sambutan Fred Athaboe pada ibadah
peringatan 39 tahun visiun athena
Ebenhaezer: Sampai di Sini Tuhan Telah Menolong Kita .

Sampai tanggal 31 Januari 2024, Tuhan Yesus selama 39 telah memimpin dan berjalan bersama kita dalam melaksanakan Perintah dengan Janji firman-Nya
dalam Visiun 31 Januari 1985 di Athena Kita melaksanakan firman Tuhan Yesus dalam Visiun Athena karena kita percaya dan
mengasihi Tuhan Yesus, dan kita taat kepada-Nya dan kepada firman-Nya dalam Visiun di
Athena.

Keputusan melibatkan semua orang Papua dan orang Kristen di Tanah Papua untuk mendoakan pertobatan bangsa Israel, diambil dalam Musyawarah Tuhan Elohim di Sorga.

Dan Tuhan Yesus sebagai Firman dan Elohim telah menyampaikan Keputusan Tertinggi di
Sorga dalam Visiun di Athena. Mengapa Tuhan Yesus yang berbicara? Karena sejak Kitab
Kejadian sampai kepada Kitab Wahyu, Tuhan Yesus selalu adalah Firman dan Elohim.

“Saya mengajak mari kita melihat tiga karya besar Tuhan dalam sejarah umat manusia untuk
menyelamatkan umat manusia dan membangun Kerajaan Elohim di bumi.

Tokoh Pertama: Pemimpn Besar Musa. Kita mengenal sejarah Musa. Bayi Ibrani
bernama Musa nyaris dimakan oleh buaya-buaya ganas yang kelaparan di Sungai Nil,
namun TUHAN selamatkan Musa untuk rencana besar membebaskan umat-Nya Israel dari perbudakan Firaun dan bangsa Mesir. Musa melarikan dirinya ke Negeri Midian. Ia hidup
sebagai seorang gembala selama 40 tahun di negeri Midian itu. Musa tadinya disiapkan di istana Firaun selama 27 tahun untuk sekali kelak menjadi seorang Firaun. Tetapi Musa di Midian harus merendahkan diri menjadi seorang gembala yang setiap hari selama 40 tahun harus gembalakan ternak di bawah panas matahari yang suhunya sangat panas di Timur Tengah. Pelatihan itu sangat penting untuk menyiapkan Musa menjadi pemimpin yang
rendah hati dan dapat memimpin 2-3 juta orang Israel berangkat ke Tanah Kanaan.Di dalam hatinya, Musa pasti berpikir bahwa keluarganya di Mesir, dan Tuhan Elohim pasti sudah melupakan dia di Midian. Lagi pula, jika diingat bahwa jarak antara Tanah Midian ke Mesir juga sangat jauh.
Namun, Musa yang sudah berumur 80 tahun secara tiba-tiba dikunjungi oleh Tuhan dengan membawa Tugas Khusus-Nya kepada Musa. Tuhan berfirman
kepada Musa: “Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun
untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir. “ (Kel. 3:10).

Pemimpin besar Musa berhasil membawa 2-3 juta orang Israel keluar dari Mesir menuju Tanah
Kanaan. Tuhan tidak mengizinkan Musa masuk Tanah Kanaan. Jenderal Yosua yang
membawa bangsa Israel menyebrangi sungai Yordan dan masuk ke Tanah Kanaan.
Tokoh Kedua ialah: Rasupl Paulus. Tuhan Yesus sangat luar biasa!
Dia merubah Nabi
Saul, seorang penganiaya umat Mesianik di Israel, menjadi seorang Rasul Kristus.
Paulus yang memberitakan Injil Kristus kepada bangsa-bangsa non-Yahudi.Rasul Paulus dengan kawan-kawan sekerjanya memberitakan Injil Kristus di Korintus, Tesalonika dan Filipi di Wilayah Macedonia. Rasul Paulus selama masa tahanannya di kota
Roma, dia memberitakan Injil Kristus kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Romawi.

Pekabaran Injil Kristus yang dirintis oleh Rasul Paulus di Eropa telah memenangkan seluruh
Benua Eropa menjadi bangsa-bangsa Kristen. Tanah Papua dimenangkan bagi Injil Kristus. Dari bangsa-bangsa Kristen di Jerman
dan Belanda, akhirnya kedua Missionaris Ottow dan Geissler membawa Injil Kristus ke Tanah
Nieuw-Guinea dan menginjakkan kakinya di atas Pulau Mansinam pada tanggal 5 Februari
1855 dengan Proklamasi: “Dalam Nama Tuhan kami menginjak Tanah ini!” Dan setelah 100 Tahun Pekabaran Injil yang dilaksanakan oleh Gereja Reformasi Belanda, maka pada tanggal 26 Oktober 1956, Gereja Kristen Injili didirikan di Tanah Papua sebagai Gereja
yang Merdeka. Setelah itu muncul banyak Gereja lainnya.
Dan sekarang semua Orang Asli
Papua sudah menjadi orang Kristen di atas Tanahnya sendiri. Tetapi sementara itu, bangsa
Israel sebagai umat pilihan Elohim hampir seluruhnya menolak Tuhan Yesus Kristus.

Ketika Fred Athaboe. Pada tahun 1985, Injil Kristus sudah 130 Tahun memenangkan Orang Asli Papua menjadi umat Kristiani di atas Tanah Papua. Dan pada tanggal 31 Januari 1985, Tuhan Yesus mengunjungi saya pada hari Kamis jam 06.30 pagi di Kamar 681, New
Cairo City Hotel di Athena. Dan Tuhan Yesus berbicara langsung dengan Suara-Nya yang
sangat dahsyat, menyampaikan Perintah dengan Janji firman-Nya kepada saya bagi semua
orang Papua untuk selalu mendoakan pertobatan dan keselamatan bagi umat-Nya Israel.

Dan Anda semua pada hari ini beribadah memperingati 39 tahun yang lalu Tuhan Yesus
‘menangkap saya’ di Kota Athena dan memberikan Perintah dan Janji firman-Nya kepada
setiap orang Papua, semua Keluarga Papua dan semua orang Papua untuk selalu
mendoakan pertobatan dan keselamatan bagi umat-Nya Israel. Sungguh sangat luar Biasa Pilihan Kasih Karunia Tuhan Elohim kepada semua orang Papua untuk
menjadi Mitra Kerja-Nya dan selalu mendoakan pertobatan bangsa Israel.

Mari kita melihat Delapan Persamaan dari Panggilan Tuhan kepada Musa dan Rabi Saul
dan Fred Athaboe. Delapan Persamaannya adalah sebagai berikut:

1. Tuhan memanggil mereka tidak di negerinya sendiri, tetapi di negeri asing. Tuhan
memanggil Musa di Midian, dan bukan di Mesir. Tuhan memanggil Rabi Saul tidak di
Yerusalem, tetapi ketika dia sudah mendekati kota Damsyik, sekarang bernama
Damaskus sebagai Ibukota Siria. Tuhan Yesus memanggil Fred Athaboe tidak
di Jayapura, tetapi di Kota Athena.

2. Tuhan menangkap Musa dan Nabi Saul dan Fred Athaboe secara tiba-tiba, dan
setelah itu Dia tidak pernah melepaskan mereka dari tangan-Nya.

3. Tuhan sendiri yang memilih orangnya. Dia yang menetapkan waktu dan tempat
memanggil orang yang telah dipilih dan ditetapkan untuk menerima tugas khusus
dari-Nya. Semuanya adalah pilihan kasih karunia dari Tuhan sendiri.

4. Tugas yang diberikan oleh Tuhan bersifat sangat khusus. Musa menerima tugas
khusus dari Tuhan untuk kembali ke Mesir dan membebaskan seluruh umat Israel
dari perbudakan Firaun dan bangsa Mesir. Rabi Saul menerima tugas untuk memberitakan Injil Yesus Kristus kepada bangsa-bangsa bukan-Israel dan Yahudi.
Fred Athaboe menerima tugas khusus untuk meneruskan Perintah dengan Janji
firman Tuhan Yesus kepada semua orang Papua untuk selalu mendoakan pertobatan
dan keselamatan bagi bangsa Israel.

5. Tuhan selalu mulai dengan menegur keras orang-orang yang Dia ‘tangkap’. Tuhan
perintahkan Musa harus melepaskan kasut dari kedua kakinya karena tanah di mana
Musa berdiri adalah kudus. Tuhan Yesus menegur Rabi Saul dengan berkata dengan
suara besar: “Saul, Saul, mengapa engkau menganiaya Aku? Rabi Saul
berkata: “Siapakah Engkau Tuhan yang aku aniaya?” Tuhan Yesus menjawab:
“Akulah Yesus yang engkau aniaya!” Tuhan Yesus menegur Fred Athaboe
dengan sangat keras dengan berkata: “Fred, mengapa engkau sangat egoistis?
Mengapa engkau tiap hari hanya berdoa untuk dirimu sendiri, untuk
keluargamu sendiri dan untuk bangsamu sendiri? Mengapa engkau tidak
pernah berdoa bagi umat-Ku Israel? Tidak tahukah engkau bahwa jika
umat-Ku Israel bertobat dan percaya kepada-Ku, maka Aku akan
memberkati engkau dan keluargamu dan bangsamu bersama-sama
dengan umat-Ku Israel yang juga percaya kepada-Ku!”

6. Orang-orang yang ‘ditangkap’ oleh Tuhan selalu mengadakan dialog dengan Tuhan.
Musa mengadakan dialog panjang dengan Tuhan. Rabi Saul mengadakan dialog
dengan Tuhan Yesus. Fred Athaboe mengadakan dialog dengan Tuhan Yesus dengan
berkata: “Tuhan, bukankah umat-Mu Israel sudah menolak Engkau, mereka
sudah menyalibkan Engkau, masih perdulikah Engkau dengan mereka?”

7. Tuhan selalu memberikan tanda-tanda yang sangat kuat tentang perjumpaannya
dengan orang-orang yang dipilihnya itu. Tuhan memberikan dua tanda kuat kepada
tokoh Musa: tongkatnya berubah menjadi ular, dan jika Musa memegang pada ekor
ular itu, maka ular tersebut berubah kembali menjadi tongkat biasa. Dan Musa memasukan tangannya ke dalam kantongnya, dan ketika dia keluarkan dari kantong,maka tangannya menjadi kusta. Dan Musa memasukkan kembali tangannya kedalam kantong, maka tangannya sudah bebas dari kusta. Rabi Saul terkena sinar kemuliaan dari Tuhan Yesus, lalu dia jatuh rebah di atas tanah, dan ketika dia membuka matanya, kedua matanya sudah menjadi buta, dan dalam keadaan matanya yang buta, Rabi Saul dituntun masuk ke dalam kota Damsyik.

Sebelum Tuhan Yesus berbicara kepada Fred Athaboe, Tuhan membuat lidah Fred Athaboe
melekat di langit-langit, sehingga Fred tidak bisa mengucapkan doa-doanya dan tidak
bisa berbicara dengan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus baru melepaskan lidahnya dari
langit-langitnya, ketika Fred Athabu mengakui dosanya karena dia tidak pernah mendoakan Israel, dan Fred berjanji bahwa seumur hidupnya, Fred setiap hari akan
selalu berdoa untuk pertobatan dan keselamatan bagi bangsa Israel.
Segala sesuatu adalah pilihan kasih karunia Tuhan sendiri. Tuhan sendiri yang memilih orangnya, Dia memilih tempat dan waktunya yang sangat tepat untuk ‘menangkap’ mereka untuk melaksanakan tugas penggilan-Nya. Dan seumur hidup
mereka, Tuhan tidak pernah melepaskan mereka, dan mereka tidak pernah melepaskan Tuhan. Tuhan mengenal hati semua orang. Dan Tuhan memilih orang orang yang seumur hidupnya selalu setia dan taat kepada Tuhan dan kepada tugas panggilan yang sudah mereka menerima dari Tuhan.

Sampai kapan kita berhenti berdoa untuk pertobatan dan keselamatan bagi Israel? Tugas kita mendoakan pertobatan bangsa Israel baru akan berakhir jika bangsa Israel dan Yahudi sudah bertobat dan percaya Tuhan Yesus Kristus.

Semua doa dari Tanah Papua dan semua doa dari umat Kristen di seluruh dunia telah menurunkan banyak berkat rohani dari Sorga atas berjuta-juta orang Yahudi di Israel. Ketua Penginjilan dari Tree of Life Ministry Israel (Pelayanan Pohon Kehidupan Israel) bersaksi
bahwa di beberapa tahun belakangan ini, berjuta-juta orang Yahudi Ortodoks dan Sekuler
mengunjungi semua media sosial mereka untuk mendengar semua kesaksian danpemberitaan firman Tuhan tentang Mesias Yeshua. Dan sudah banyak orang Yahudi yang
bertobat dan percaya Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya.

Semua doa dari saudara dan saudari di Papua sudah mengerjakan mujizat ,pertobatan bagi banyak orang Yahudi di Israel.

Saya secara pribadi mengucapan banyak terima kasih kepada semua Saudara dan Saudari
serta Anak-anak yang selalu setia mendoakan pertobatan dan keselamatan bagi bangsa
Israel dan Yahudi. Tentulah Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan setinggi-tingginya akan
Anda menerima dari Tuhan Yesus selama Anda hidup di bumi dan sudah tersimpan di Sorga
bagi kemuliaan Anda di Akhir Zaman.

Semua kebaikan dan jasa dan pengorbanan Anda
untuk Visiun Athena sudah tercatat Otomatis di Sorga!
Saya Ucapkan: “Selamat memperingati 39 Tahun Visiun Athena! Kiranya Tuhan
Yesus selalu memberkati Anda dan Keluarga Anda dengan semua berkat yang selalu tersedia pada Elohim Bapa Yang Kekal dan Tuhan Yesus di Sorga bagi Anda
dan Keluarga Anda.
Usai ibadah syukuran dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun oleh komunitas visiun Athena wilayah Bumi A-3 Maybrat dan Sorong selatan sebagai rasa syukur mereka atas berdirinya visiun Athena ditanah papua “(Ones).

Related Articles

Tinggalkan Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Disable Adblock Browser Anda