Kota SorongPapua Barat

Kehadiran Provinsi PBD Masih Abu-Abu

Sorong, wartapapua.id – Kehadiran Provinsi Papua Barat Daya (PBD) yang sementara dinantikan oleh seluruh masyarakat Sorong Raya masih abu-abu.

Ketua Komisi II DPR RI, Dolli Kurnia Tandjung saat dikonfirmasi awak  media saat berkunjung di Kota Sorong, Kamis 24 September 2022 mengatakan, pembahasan RUU pemekaran Provinsi PBD tahap I ditingkat Komisi II telah selesai dan hasilnya sudah diserahkan kepada pimpinan DPR RI untuk dibawa ke pembahasan tingkat II untuk ditetapkan dalam rapat paripurna.

Namun kata Dolli sebelum dibawa  untuk ditetapkan dalam paripurna harus melalui rapat pimpinan untum menetapkan waktu dan agenda.

“Pembahasan tingkat pertama sudah selesai dan kami dari Komisi II sudah menyerahkan hasil pembahasan kepada pimpinan DPR RI untuk dibahas pada tingkat I untuk ditetapkan dalam Sidang Paripurna,” jelas Dolli.

Kami juga sudah menyurat pimpinan untuk menetapkan waktu paripurna sehingga RUU Pemekaran Papua Barat Daya dapat ditetapkan menjadi Undang-Undang, karena lebih cepat lebih bagus,” ungkap Dolli lebih lanjut.

Ketika disinggung terkait akan ditetapkannya RUU pemekaran Provinsi PBD pada Sidang Paripurna  tanggal 29 September 2022 kata Dolli, memang pada tanggal 29 September 2022 akan paripurna namun demikian apakah pimpinan akan memasukan agenda pengesahan RUU pemekaran Provinsi PBD untuk menjadi UU atau tidak, karena itu adalah kewenangan pimpinan.

“Itu semua kewenangan pimpinan untuk memasukan agenda sidang dalam paripurna, jadi sekarang tinggal menunggu keputusan dari pimpinan saja,” tutup Dolli.

Pernyataan yang sama juga pernah disampaikan Ketua Komite I DPD RI, Filep Wamafma saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Sorong beberapa waktu lalu.

Filep juga mengatakan bahwa pembahasan ditingkat I semuanya sudah selesai dan sudah diserahkan kepada pimpinan DPR RI untuk dibahas pada tingkat II untuk ditetapkan menjadi UU. (Jason)

Related Articles

Tinggalkan Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Disable Adblock Browser Anda