Kabupaten MaybratPemerintahan

Kajian Akademik Kabupaten Mare Siap, Tinggal Menunggu Rekomendasi Pemeritah Daerah

Maybrat, Ketua Tim Percepatan Calon Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mare, Samuel Asse Bless mengatakan pihaknya telah membentuk tim kajian akademik dan melengkapi semua berkas pemekaran tinggal diantar ke DPRD Papua Barat, DPRD Maybrat dan Pemerintah Maybrat, Papua Barat Daya untuk memberikan rekomendasi.

Samuel mengatakan, pihaknya berharap pemerintah kabupaten Maybrat melalui Pj Bupati agar mengeluarkan SK tentang Tim percepatan pemekaran DOB Kabupaten Mare.

“Karena ini adalah keputusan negara yang sifatnya Topdown atau dari atas kebawah melalui Komisi II DPR-RI dan Kementerian Dalam Negeri yang telah dibacakannya di Jakarta dan wajib dihormati,” pinta Samuel ditemui Rabu, 29 Maret 2023 di Kumurkek, Ibu Kota Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Menurut Samuel, pemerintah daerah wajib memprioritaskan beberapa DOB di Papua Barat Daya yang sudah melalui keputusan di Jakarta, termasuk DOB Kabupaten Mare dan Maybrat Sau ketimbang memikirkan daerah yang sama sekali tak masuk daftar atau agenda pemekaran di pusat.

“Tidaklah mungkin yang sudah ada pada catatan negara diabaikan lalu yang datang tiba-tiba akan diproses, itu tidak mungkin, itu tunggu agenda berikutnya,” tegasnya.

Tokoh intelektual Mare Raya ini meminta pemerintah eksekutif maupun legislatif di Maybrat memfasilitasi anggaran kajian kawasan Mare agar menjadi suatu daerah atau kawasan pengembangan yang baru di Kabupaten Maybrat.

Samuel melanjutkan, Kehadiran DOB Mare diyakini bakal menyediakan lapangan kerja bagi para pengangguran di daerah sekitar, seperti di Maybrat, Tambrauw dan Sorong Selatan yang ingin untuk mengabdikan diri mereka disana.

“Oleh karena itu kami berharap Kabupaten Mare dipercepat agar menjadi wadah bagi anak-anak kita yang berhimpitan dengan kami untuk bekerja disana. Pemerintahan boleh berbeda tak masalah, tapi lapangan pekerjaan bisa bekerja dengan kami” kata Samuel.

Penulis tulen sekaligus akademisi ini juga menuntaskan segenap penyampaiannya dengan menegaskan bahwa, sumber daya alam dan sumber daya manusia di wilayah mare raya siap untuk menerima kehadiran calon DOB Kabupetan Mare.

“Saya mau sampaikan bahwa kami pernah menjadi sarjana BA perempuan pertama di irian barat tahun 1977, pernah menjadi DPR 48 tahun, menjadi camat seperti Wenan Nauw yang menerobos Distrik Aifat yang sekarang Ibu Kota Maybrat, pernah menerobos beraur yang kini mau menjadi Kabupaten Malomoi, kami juga ada dosen, tenaga perbankan, kami pun miliki sumber daya alam yang luar biasa, kami orang Mare Siap,” pungkasnya. (Charles)

 

Related Articles

Tinggalkan Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Disable Adblock Browser Anda