Kabupaten Sorong Selatan

Pj.Gubernur PBD Saksikan Penyerahan Koperasi Dan Resmikan Klinik Pratama Rawat Inap PT PPM.

Teminabuan,WartaPapua.Id, Pj. Gubernur Papua Barat Daya Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si meresmikan Klinik Pratama Rawat Inap PT Permata Putera Mandiri yang ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus menyaksikan prosesi penyerahan Koperasi yang ditandai dengan pananda tanganan Berita acara dan selanjutnya penyerahan dari Direktur PT Permata Putera Mandiri dan PT Putera Manunggal  Perkasa Juli Wankara Purba kepada Pemilik hak ulayat sekaligus Pengelolah Koperasi KP Sukka Mandiri Bersama dan KP Maju Bersama Sejahterah Papua Yance Aume,bertempat di Pabrik CPO Sawit PT Putera Manunggal Perkasa. Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat ,17 Januari 2024.

Pj. Gubernur Papua Barat Daya Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si dalam sambutanya menjelaskan bahwa Dengan Kondisi Perusahaan yang telah kita ketahui bersama dan melalui prosesi penandatanganan Berita Acara Serah Terima Kebun Hasil Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Oleh PT Putera Manunggal Perkasa Ke KP Sukka Mandiri Bersama Dan PT Permata Putera Mandiri Ke KP Maju Bersama Sejahterah Papua atau Koperasi yang dikelolah oleh pemilik hak ulayat ini merupakan hal yang baik

Dengan membangun relasi ini adalah model yang sangat baik untuk membangun relasi yang positif antara perusahaan dengan masyarakat terutama bagi masyarakat pemegang hak ulayat.

“ Memang di Papua agak berbeda dengan wilayah lain di Indonesia,yang mana,karena tidak ada sejengkal tanah pun yang tidak bertuan,”Ujarnya sehingga sangat diperlukan membangun relasi yang positif antara pemilik hak ulayat dengan Perusahaan.
Daerah ini terlalu luas dan sulit dan dengan berbagai keterbatasan yang kita miliki sehingga kita membutuhkan Investor untuk membangun wilayah ini agar insfrastruktur dapat lebih memadai dan berbagai macam tantangannya sehingga pemerintah belum mampu untuk sendiri membangun keseluruhanya.

Ada 3 penopang pembangunan suatu wilayah yaitu Pemerintah,Pihak Swasta,dan Masyarakat sehingga kemitraan ini harus menjadi 3 kekuatan yang bersinergi dan berkolaborasi agar kita dapat melihat suatu tanda heran menuju tanda heran lainya,” Ujarnya

“ Masyarakat sekalipun memiliki hak ulayat namun jika tidak memiliki kemampuan mengelolah tentunya hamparan luas wilayah ini tentunya belum bisa dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan yang kita miliki.hal yang sama juga dialami oleh pemerintah tentunya belum bisa mengoptimalkan semua potensi yang ada ” Ungkapnya.

Pemkab Sorong Selatan contohnya hanya memiliki anggaran APBD ysang terbatas Untuk itu sangat diharapkan kehadiran pihak swasta untuk membangun daerah.
Untuk menerima Pencaker di pemerintah daerah biasanya dibuka hanya sedikit sedangkan diswasta biasanya membutuhkan banyak tenaga kerja dengan demikian dapat mengurang pengangguran.

Agar Koperasi yang ada dapat terorganisir dengan baik menjadi soko guru bagi perekonomian diwilayah ini.
Koperasi merupakan tempat berhimpun perekonomian masyarakat dan kiranya dikelolah secara baik agar pengembanganya dapat menjadi lebih baik kedepanya.
Tentunya harus berinovasi dan tetap berkolaborasi dengan perusahaan memapping wilayah pemilik hak ulayat masing masing dan penguatan kapasitas bagi pengelolah koperasi.serta membina dan memberikan pemahaman serta mengembangkan masyarakatnya.kemudian membangun networking atau jaringanya agar seluruh anggota koperasi dapat memanfaatkan pendapatan yang ada ini. ( Team/Red )

Related Articles

Tinggalkan Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

Adblock Detected

Mohon Untuk Disable Adblock Browser Anda